Home » Cinta » Alasan Kenapa Putus Cinta Sangat Menyakitkan
Alasan Kenapa Putus Cinta Sangat Menyakitkan

Alasan Kenapa Putus Cinta Sangat Menyakitkan

Menurut penelitian, putus cinta bisa menjadi kejadian paling traumatik kedua di dalam hidup. Tak heran, putus cinta memberikan rasa sakit yang ‘dahsyat’, bahkan fisik pun bisa ikut merasakan sakit.

Perasaan sakit kemungkinan akan semakin buruk ketika putus cinta disebabkan oleh perselingkuhan. Mengapa orang bisa merasa sangat patah hati setelah berpisah dengan kekasih, pakar percintaan yang mendalami soal putus cinta, Sara Davison menjelaskannya, seperti dikutip dari Female First.

  1. Berduka karena kehilangan masa depan yang telah direncanakan. Setelah putus, semuanya telah berubah karena mungkin Anda telah merencanakan pernikahan, tapi si dia begitu saja menghancurkannya.
  2. Kehilangan orang yang mendukung dan mencintai Anda. Tentu saja ini menjadi sangat buruk ketika setiap harinya ada orang yang selalu mendengarkan cerita dan keluh kesah Anda, tapi kini semua kebiasaan tersebut hilang.
  3. Putus cinta membuat kepercayaan diri hilang. Yang terpikirkan, Anda tidak pantas dicintai oleh siapapun dan terus menyalahkan diri sendiri.
  4. Putus cinta semakin berat ketika banyak yang bertanya alasan Anda dan si dia putus. Memori pahit bersamanya akan terus terulang.
  5. Takut sendiri menjadi alasan terbesar mengapa setelah putus merasa sangat sakit hati. Sendiri dan kesepian menjadi hal yang paling sulit untuk diatasi pasca patah hati.

Meski putus cinta terasa sangat sakit, namun ada banyak cara untuk ‘mengobatinya’. Seperti tips-tips di bawah ini:

  1. Menurut Sara, jangan terlalu sering menyendiri. Bergaulah dengan orang-orang positif untuk membangun suasana hati Anda.
  2. Biarkan diri Anda menangis dan mengeluarkan seluruh energi negatif.
  3. Ubah kebiasaan Anda sehari-hari untuk menyegarkan pikiran. Misalnya melakukan olahraga yang sebelumnya belum pernah Anda coba, menggunakan pakaian baru atau datang ke tempat baru.
  4. Manjakan diri dengan potong rambut, pijat tubuh atau sekedar mengganti warna kuteks.
  5. Menulis diary terkesan kuno, namun cara itu cukup ampuh untuk menghilangkan perasaan negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.